Banyuwangi, Juli 2026 — Banyuwangi selama ini lebih dikenal melalui Kawah Ijen, blue fire, atau Taman Nasional Baluran. Namun, di balik popularitas wisata daratnya, ujung timur Pulau Jawa juga menyimpan kekayaan bawah laut yang masih belum banyak dikenal sebagai destinasi penyelaman.
Dibandingkan destinasi diving populer seperti Bali, Bunaken, Raja Ampat, atau Labuan Bajo, Banyuwangi memang belum menjadi nama yang langsung muncul di benak para penyelam. Padahal, perairan Banyuwangi dan Selat Bali memiliki sejumlah titik selam dengan terumbu karang, kehidupan ikan tropis, serta karakter bawah laut yang beragam.
Posisi strategis Ketapang memungkinkan penyelam menjelajahi perairan Banyuwangi, Pulau Tabuhan, Pulau Menjangan, termasuk kawasan Taman Nasional Bali Barat dalam satu perjalanan. Bagi wisatawan dari Pulau Jawa, Ketapang menjadi basis penyelaman yang praktis tanpa harus memulai perjalanan dari Bali Selatan.
Sebagai perbandingan, perjalanan darat dari Denpasar atau Bandara Ngurah Rai menuju kawasan Pulau Menjangan membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam. Dari Labuhan Lalang, Bali Barat, perjalanan laut menuju Pulau Menjangan memakan waktu sekitar 20 menit. Sementara, akses ke Ketapang sangatlah mudah, bisa menggunakan kereta ataupun pesawat, baik dari Surabaya maupun Jakarta.
Dari Tabuhan hingga Menjangan
Pulau Tabuhan menjadi salah satu tujuan bahari yang dapat dijangkau dari kawasan Banyuwangi. Pulau kecil ini menawarkan pantai berpasir putih, air yang jernih dan Lokasi yang ideal untuk snorkeling maupun diving.
Di sisi lain Selat Bali, Pulau Menjangan memiliki karakter bawah laut yang berbeda. Kawasan yang termasuk dalam Taman Nasional Bali Barat ini dikenal dengan kejernihan air, wall diving, terumbu karang yang indah, serta kehidupan ikan karang yang melimpah. Semua sisi pulau bisa menjadi titik penyelaman.
Selain itu, wisatawan juga bisa bersantai di pulau untuk sekedar makan siang ataupun bermain di pantai atau snorkeling. Ada dua gerbang utama, Pos I di barat pulau dan Pos II di timur pulau, yang seringkali dijadikan tempat mengabadikan momen.
Namun, potensi wisata selam dari Banyuwangi tidak berhenti di destinasi yang sudah dikenal seperti Pulau Menjangan. Perairan di sekitar ujung timur Pulau Jawa hingga sisi barat Bali juga memiliki sejumlah titik selam yang masih jarang dibicarakan di luar komunitas penyelam lokal.
Dive Wonderful Indonesia, salah satu operator selam yang memiliki dive centre di area Ketapang Indah Hotel, menyebut telah mengeksplorasi kawasan Banyuwangi dan sekitarnya selama kurang lebih 30 tahun. Sejumlah lokasi bahkan dikembangkan menjadi signature dive spot mereka. Salah satunya dinamakan Freeway, karena teksturnya seperti jalur bebas hambatan yang berpasir. Seringkali arus akan terasa. Penyelam tinggal mengikuti arus, melayang bahagia, tanpa perlu lelah mengayuh.
Karakter bawah lautnya sungguh beragam. Mulai dari dinding yang dipenuhi terumbu karang, celah gua, dan hamparan savana bawah laut akan memanjakan mata.
Menurut Ferdy Wenas dari Dive Wonderful Indonesia, potensi bawah laut Banyuwangi masih sangat besar tetapi belum banyak dikenal oleh komunitas penyelam.
“Keunggulan lain dari kawasan Ketapang adalah posisinya yang memungkinkan penyelam mengeksplorasi perairan Banyuwangi sekaligus menjangkau Pulau Menjangan dan kawasan Bali Barat. Potensinya besar, hanya memang belum banyak dikenal,” begitu ujarnya saat ditemui usai penyelaman.
Ferdy Wenas telah menyelam sejak 1981 dan menjadi instruktur selam di Amerika Serikat pada 1992. Jauh sebelum Banyuwangi berkembang sebagai destinasi wisata bahari, ia telah melakukan eskplorasi bawah laut di kawasan ini sejak 1990 untuk proyek fotografi bawah laut yang kemudian dipamerkan di lingkungan kampusnya. Pada 1996, ia kembali melakukan eksplorasi yang lebih intensif di perairan sekitar Banyuwangi. Pengalaman lebih dari tiga dekade tersebut menjadi bekal penting dalam memahami karakter arus, pasang surut, kondisi perairan, serta mengembangkan sejumlah titik yang kini menjadi signature dive spot Dive Wonderful Indonesia.
Peluang Baru Wisata Bahari Banyuwangi
Bagi banyak penyelam, daya tarik sebuah lokasi bukan hanya popularitasnya, melainkan kesempatan menikmati lokasi yang masih alami dan belum ramai. Didampingi operator lokal yang memahami karakter perairan, pengalaman menyelam menjadi lebih aman sekaligus lebih optimal.
Kondisi setiap lokasi tentu berbeda dan sangat dipengaruhi musim, arus, serta cuaca. Itulah sebabnya keberadaan operator lokal menjadi penting. Pengetahuan tentang karakter perairan membantu menentukan lokasi dan waktu penyelaman yang sesuai, sekaligus menjaga aspek keselamatan.
Selain berpengalaman terhadap area ini, Dive Wonderful Indonesia juga memberikan kualitas pelayanan yang maksimal. Kapal premium, peralatan selam yang terawat, serta pemandu selam profesional disediakan demi kenyamanan penyelam.
Dive Wonderful Indonesia yang berbasis di Ketapang Indah Hotel melayani perjalanan menyelam ke berbagai titik di Banyuwangi, Pulau Tabuhan, Pulau Menjangan, hingga Bali Barat. Kehadiran dive centre ini memperkuat Ketapang sebagai gerbang eksplorasi bawah laut di ujung timur Pulau Jawa.
Potensi wisata selam membuka peluang baru bagi Banyuwangi untuk melengkapi citranya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Wisatawan yang datang menikmati Kawah Ijen maupun Baluran kini memiliki alasan untuk memperpanjang masa tinggal dan menyaksikan keindahan Banyuwangi dari perspektif yang berbeda: dari bawah permukaan laut.
Artikel ini telah tayang di
Daily Trend