Rumah Ahmad Sahroni Dikepung Massa dan Dijarah, Imbas Ucapan “Tolol Sedunia”

(Tangkapan layar)

Jakarta,DKI Jakarta - Sabtu, 30 Agustus 2025 – Rumah mewah milik anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dikepung massa pada Sabtu sore (30/8/2025). Aksi ini merupakan buntut dari ucapan kontroversial Sahroni yang menyebut seruan pembubaran DPR sebagai “tolol sedunia”.

Massa Kepung Rumah dan Masuk ke Dalam

Berdasarkan pantauan dari berbagai sumber, massa yang datang tidak hanya terdiri dari orang dewasa, tetapi juga ibu-ibu dan anak-anak. Mereka berkumpul di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, hingga akhirnya berhasil masuk ke rumah pribadi Sahroni.

Dalam siaran langsung di TikTok melalui akun @m451mam dan @LangitMendung, terlihat jelas isi rumah dalam kondisi berantakan. Sejumlah barang seperti brankas, pakaian, kursi, hingga perabotan rumah tangga lainnya dilaporkan raib dibawa massa. Seorang warga menyebutkan, “Barang-barang sudah habis, brankas juga ikut diangkut.”

Situasi Viral di Media Sosial

Aksi pengepungan dan penjarahan rumah Sahroni menjadi viral di media sosial, khususnya TikTok, dengan ditonton lebih dari satu juta pengguna. Dalam rekaman live, beberapa massa menegaskan tidak akan membakar rumah tersebut lantaran lokasinya berada di kawasan padat penduduk.

Meski begitu, suasana tetap menegangkan karena banyak warga sekitar yang turut menyaksikan langsung jalannya peristiwa.

Latar Belakang Pengepungan

Pengepungan rumah Ahmad Sahroni tidak lepas dari gelombang protes besar menentang DPR yang berlangsung sejak 28 Agustus 2025. Sahroni menuai kecaman publik setelah menyebut desakan pembubaran DPR sebagai “tolol sedunia” serta mendukung tindakan represif aparat terhadap demonstran di depan Gedung DPR.

Ucapan tersebut berbuntut panjang. Pada 29 Agustus 2025, Partai NasDem mencopot Sahroni dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR dan memindahkannya menjadi anggota biasa Komisi I DPR. Kabar lain menyebutkan, usai pencopotan, Sahroni sempat berada di Singapura yang memicu tudingan publik bahwa dirinya “menghindar” dari tanggung jawab.

Respons Publik dan Aparat

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Warga berharap situasi segera kondusif agar tidak menimbulkan bentrok maupun kerusuhan lanjutan.

Peristiwa ini semakin memperpanjang daftar sorotan publik terhadap elite DPR di tengah meningkatnya aksi demonstrasi di berbagai kota Indonesia.


Artikel ini telah tayang di
Daily Trend 


Editor : Qurrota A'yun 


Previous Post Next Post